• HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • Aceh
    • Bali
    • Banten
    • Gorontalo
    • Jawa Barat
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Tengah
    • Riau
    • Sulawesi Utara
    • Sumatera Selatan
    • Sumatera Utara
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • LEGISLATOR
  • BISNIS & EKONOMI
  • LINGKUNGAN
  • MANCANEGARA
Reading: DBMTR Jabar Laksanakan Pembangunan Jalan Desa Kolaboratif
Share
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH ⌄
    • Aceh
    • Bali
    • Banten
    • Gorontalo
    • Jawa Barat
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Tengah
    • Riau
    • Sulawesi Utara
    • Sumatera Selatan
    • Sumatera Utara
  • HUKUM
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • LEGISLATOR
  • BISNIS & EKONOMI
  • LINGKUNGAN
  • MANCANEGARA
BERITA TERKINI
Memuat berita terbaru...
Home » DBMTR Jabar Laksanakan Pembangunan Jalan Desa Kolaboratif
Jawa BaratLINGKUNGANNASIONAL

DBMTR Jabar Laksanakan Pembangunan Jalan Desa Kolaboratif

Last updated: Oktober 12, 2026 6:24 am
Published: Oktober 12, 2026
Share
SHARE

Bandung, diinfoin

Jalan Desa  merupakan salah satu elemen vital dari infrastruktur yang memainkan peran penting dalam membuka akses, tetapi kenyataannya Jalan desa  sering kali berbentuk jalur sempit dan hanya dapat dilalui satu kendaraan dalam satu waktu, padahal merupakan penghubung utama antar permukiman pedesaan dan dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi.

Meskipun banyak manfaatnya dan ada alokasi dana desa,  pembangunan jalan desa sering menghadapi banyak tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Tantangan tersebut , antara  1. Kondisi Geografis yang Menantang, 2. Keterbatasan Anggaran dan Alokasi Bertahap, 3. Kualitas Material yang Tidak Konsisten 4. Minimnya Tenaga Teknis dan Alat Berat 5. Kurangnya Pengawasan dan Evaluasi.

Di era kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tantangan tersebut tidaklah menjadi kendala. Pembangunan jalan desa adalah salah satu prioritas utama di era kepemimpinan Gubernur yang akrab dipanggil KDM.  “Pada dasarnya pembangunan jalan desa merupakan kewenangan pemerintah desa yang  didukung melalui alokasi dana desa,” ujarnya, Namun, lanjut dia, ada sejumlah desa yang tidak mampu memperbaiki seluruh jalan di wilayahnya. Baik karena anggaran tidak mencukupi atau panjang jaringan jalan yang harus diperbaiki.

Sebagai langkah lanjutan  untuk merealisasikan program prioritas tersebut, untuk tahap pertama di tahun 2026 pembangunan Jalan Desa sudah mulai  dilaksanakan di 20 Desa yang tesebar di 14 Kecamatan, 8 Kabupaten dengan Pagu anggaran Rp. 35,098 Miliar dengan target waktu pelaksanaan 95 hari kalendar.

Pembangunan nya  merupakan upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun, merawat, serta meningkatkan jaringan jalan di wilayah pedesaa dengan sistem Swakelola Tipe IV yang berbasis masyarakat , dengan karakteristik utama, yaitu 1. Masyarakat pengusul dan pelaksana, 2. Penggunaan tenaga kerja dan sumber daya lokal, 3. Akuntabilitas dan transparansi publik, 4. Pengembangan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Sementara pemerintah provinsi Jawa Barat menyediakan anggaran, bimtek (konsultan) dan peralatan (Mobil Self loading concrete mixer /Mobile Batching Plant).

Dengan pembangunan Jalan Desa yang berbasis kelompok  masyarakat ada  beberapa manfaat diperoleh, yaitu 1. Infrastruktur sesuai kebutuhan nyata, 2. Pemberdayaan masyarakat.  3.Pergerakan Tenaga Kerja Lebih Cepat 4. Peningkatan ekonomi lokal karena, distribusi Hasil Pertanian Menjadi Lebih Efisien, penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif Desa, 5. Mendorong Wisata Desa dan 6.  Peningkatan Nilai Tanah dan Properti Desa. Red.

Science Film Festival Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Pemanfaatan Teknologi
Negara-Negara Asia-Pasifik Perkuat Kolaborasi untuk Tata Kelola Hutan dan Pembiayaan Iklim melalui REDD+
Tingkatkan Kualitas SDM, Kemenkes Tegaskan Kesehatan Jiwa Sangat Penting
Kejaksaan Agung RI Serahkan Uang Total Rp132 Triliun dan Penguasaan Kembali Kawasan Hutan 62 Juta Hektare
Wakajati Jabar menjadi Narasumber Kegiatan BNI Kanwil Bandung Bahas Risiko Hukum dalam Aktivitas Perbankan
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
NASIONALSOSIAL

Kemenkes: 9 dari 10 Orang dengan Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan

Oktober 12, 2026
Negara-Negara Asia-Pasifik Perkuat Kolaborasi untuk Tata Kelola Hutan dan Pembiayaan Iklim melalui REDD+
Kemenhut Perkuat Operasi di Kalimantan Tengah dan Jaga Kewaspadaan di Sumatera Selatan
Kejaksaan Agung RI Serahkan Uang Total Rp132 Triliun dan Penguasaan Kembali Kawasan Hutan 62 Juta Hektare
Kajati Jabar Melantik 15 Pejabat Eselon II dan III di Lingkungan Kejati Jabar Tekankan Integritas dan Profesionalisme
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics

Kategori Utama

PENDIDIKAN
SOSIAL
SPORT
DAERAH
NASIONAL
BANDUNG
HUKUM
POLITIK
LEGISLATOR
BISNIS & EKONOMI

Informasi

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber

Kontak Kami

Kantor Tata Usaha/Redaksi
Jalan Talaga Bodas No. 88

redaksi@diinfoin.com

081313662223


Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?