• HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • Aceh
    • Bali
    • Banten
    • Gorontalo
    • Jawa Barat
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Tengah
    • Riau
    • Sulawesi Utara
    • Sumatera Selatan
    • Sumatera Utara
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • LEGISLATOR
  • BISNIS & EKONOMI
  • LINGKUNGAN
  • MANCANEGARA
Reading: Kemenhut Perkuat Operasi di Kalimantan Tengah dan Jaga Kewaspadaan di Sumatera Selatan
Share
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH ⌄
    • Aceh
    • Bali
    • Banten
    • Gorontalo
    • Jawa Barat
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Tengah
    • Riau
    • Sulawesi Utara
    • Sumatera Selatan
    • Sumatera Utara
  • HUKUM
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • LEGISLATOR
  • BISNIS & EKONOMI
  • LINGKUNGAN
  • MANCANEGARA
BERITA TERKINI
Memuat berita terbaru...
Home » Kemenhut Perkuat Operasi di Kalimantan Tengah dan Jaga Kewaspadaan di Sumatera Selatan
Kalimantan TengahLINGKUNGANNASIONALSumatera Selatan

Kemenhut Perkuat Operasi di Kalimantan Tengah dan Jaga Kewaspadaan di Sumatera Selatan

Last updated: Oktober 12, 2026 7:19 am
Published: Oktober 12, 2026
Share
SHARE

Jakarta, diinfoin

Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemantauan intensif, verifikasi lapangan, serta operasi darat dan udara. Perhatian terutama diarahkan ke Kalimantan Tengah yang mencatat peningkatan titik panas (hotspot) cukup signifikan pada pemantauan terbaru.

Berdasarkan pemantauan Sistem Informasi Deteksi Dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) Kementerian Kehutanan hingga Sabtu (10/10) pukul 21.00 WIB, secara nasional terdeteksi 793 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence berdasarkan satelit NASA Terra/Aqua, NASA SNPP, dan NASA NOAA-20. Jumlah tersebut meningkat 356 titik dibandingkan Jumat (9/10) yang mencatat 437 hotspot.

Pada enam provinsi prioritas pengendalian karhutla, perkembangan hotspot high confidence tercatat sebagai berikut:
• Kalimantan Tengah: 288 titik, meningkat dari 122 titik;
• Sumatera Selatan: 60 titik, turun dari 107 titik;
• Kalimantan Barat: 44 titik, meningkat dari 13 titik;
• Kalimantan Selatan: 28 titik, meningkat dari 13 titik;
• Jambi: 1 titik, turun dari 15 titik; dan
• Riau: nihil, tetap nihil.
Secara keseluruhan, enam provinsi prioritas mencatat 421 hotspot high confidence, meningkat dari 270 titik sehari sebelumnya.

Peningkatan terutama terkonsentrasi di Kalimantan Tengah, yang mencatat lebih dari separuh hotspot pada enam provinsi prioritas. Karena itu, pemantauan, patroli, groundcheck, serta operasi pengendalian di lapangan terus diperkuat. Di sisi lain, Sumatera Selatan menunjukkan penurunan hotspot dibandingkan sehari sebelumnya. Namun kewaspadaan tetap harus dipertahankan karena kondisi cuaca dan kekeringan masih dapat mendukung terjadinya kebakaran.

Kementerian Kehutanan kembali menegaskan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi melalui satelit, sehingga tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah kejadian kebakaran maupun luas areal terbakar. Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot. Karena itu, setiap indikasi harus diverifikasi melalui pemeriksaan langsung di lapangan untuk memastikan kondisi aktual serta menentukan tindakan penanganan yang diperlukan.

Pengendalian karhutla dilakukan secara terpadu oleh Manggala Agni Kementerian Kehutanan bersama BNPB, TNI, Polri, BMKG, BPBD, pemerintah daerah, masyarakat, relawan, dunia usaha, serta para pihak terkait. Pemerintah menyiagakan 61 unit armada udara, terdiri atas 17 unit untuk patroli dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) serta 44 unit untuk operasi water bombing.

Operasi udara berjalan bersama operasi darat melalui patroli, groundcheck, pemadaman langsung, penyekatan penjalaran api, pembasahan, mopping up, serta pendinginan. Perhatian khusus tetap diberikan pada kawasan gambut. Bara dapat bertahan dan menjalar di bawah permukaan meskipun api di atas tanah tidak lagi terlihat. Karena itu, pembasahan dan pendinginan perlu terus dilakukan hingga lokasi benar-benar aman.

Kondisi Udara Tetap Menjadi Perhatian
Pemerintah juga terus memantau kondisi udara berdasarkan konsentrasi PM2,5 sebagai bagian dari upaya perlindungan kesehatan masyarakat. Berdasarkan pantauan terkini, sebagian wilayah Indonesia masih berada pada kategori baik hingga sedang. Namun, terdapat sejumlah wilayah dengan kondisi tidak sehat hingga sangat tidak sehat, terutama pada beberapa bagian Sumatera dan Kalimantan.

Pada sebagian wilayah Kalimantan juga terlihat kantong dengan kategori berbahaya, sehingga pemantauan kualitas udara serta perkembangan asap terus dilakukan. Kondisi udara dapat berubah mengikuti perkembangan kebakaran, konsentrasi partikulat, arah dan kecepatan angin, serta dinamika atmosfer.

Masyarakat di wilayah terdampak diminta terus mengikuti informasi kondisi udara dan arahan pemerintah daerah. Apabila kualitas udara memburuk, kurangi aktivitas di luar ruangan dan gunakan masker apabila harus beraktivitas di luar. Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta masyarakat dengan gangguan pernapasan atau penyakit kronis.

Penyelamatan Satwa di Kalimantan Terus Dilakukan
Selain melindungi masyarakat dan kawasan hutan, Kementerian Kehutanan terus melakukan penyelamatan serta penanganan satwa liar yang terdampak kebakaran maupun gangguan habitat di Kalimantan. Masyarakat yang menemukan satwa liar terdampak kebakaran, terluka, terjebak, atau masuk ke kawasan permukiman diminta tidak melakukan penanganan maupun evakuasi secara mandiri.

Jaga jarak, hindari tindakan yang dapat membuat satwa stres atau agresif, catat lokasi serta kondisi satwa apabila memungkinkan, dan segera laporkan kepada BKSDA atau petugas kehutanan terdekat.

Kementerian Kehutanan kembali mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Perkembangan hotspot dari hari ke hari menunjukkan bahwa kondisi karhutla bersifat dinamis. Penurunan pada satu wilayah dapat terjadi bersamaan dengan peningkatan pada wilayah lain. Karena itu, deteksi dini, verifikasi lapangan, patroli, kesiapsiagaan petugas, serta pelaporan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas. Red.

Tingkatkan Kualitas SDM, Kemenkes Tegaskan Kesehatan Jiwa Sangat Penting
Kemenkes: 9 dari 10 Orang dengan Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan
Kajati Jabar Melantik 15 Pejabat Eselon II dan III di Lingkungan Kejati Jabar Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Science Film Festival Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Pemanfaatan Teknologi
Kapolri Suyudi Berantas Narkoba dan Perkuat Reformasi Polri di Dukung PBNU
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Kalimantan TengahLINGKUNGANNASIONALSumatera Selatan

Kemenhut Perkuat Operasi di Kalimantan Tengah dan Jaga Kewaspadaan di Sumatera Selatan

Oktober 12, 2026
Kajati Jabar Melantik 15 Pejabat Eselon II dan III di Lingkungan Kejati Jabar Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Kejaksaan Agung RI Serahkan Uang Total Rp132 Triliun dan Penguasaan Kembali Kawasan Hutan 62 Juta Hektare
Tingkatkan Kualitas SDM, Kemenkes Tegaskan Kesehatan Jiwa Sangat Penting
DBMTR Jabar Laksanakan Pembangunan Jalan Desa Kolaboratif
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics

Kategori Utama

PENDIDIKAN
SOSIAL
SPORT
DAERAH
NASIONAL
BANDUNG
HUKUM
POLITIK
LEGISLATOR
BISNIS & EKONOMI

Informasi

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber

Kontak Kami

Kantor Tata Usaha/Redaksi
Jalan Talaga Bodas No. 88

redaksi@diinfoin.com

081313662223


Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?